SLEMAN – Setelah ditunjuk PT Putra Sleman Sembada (PSS) sebagai manajer Super Elang Jawa yang baru, manajemen anyar pun bergerak cepat untuk mempersiapkan tim berlaga di Liga 1. Salah satu agenda terdekat yang akan digelar yakni menggelar laga selebrasi yang rencananya dilangsung di Stadion Maguwoharjo Sabtu (12/1) mendatang.

Laga selebrasi ini dalam rangka syukuran keberhasilan PSS Sleman menjuarai Liga 2-2018 sekaligus memastikan diri menapaki kasta tertinggi sepak bola Tanah Air, yakni Liga 1 musim 2019 ini.

Manajer PSS Sleman Retno Sukamwati menjelaskan laga selebrasi menjadi agenda terdekat yang akan di gelar di bawah kepemimpinannya. Di laga tersebut, juga diharapkan menjadi ajang seleksi dan evaluasi bagi pemain yang nantinya akan berlaga di kompetisi Liga 1.

Rencananya, Persela Lamongan akan menjadi tim yang akan dihadapi. Sejauh ini upaya komunikasi dengan pihak Persela Lamongan terus dilakukan agar laga tersebut bisa terlaksana. ”Memang yang utama adalah membahas program kerja tim untuk menghadapi musim mendatang. Celebration game menjadi salah satu agenda terdekat yang akan kami gelar,” jelas Retno Kamis (3/1).

Nantinya, bersama dengan pelatih Seto Nurdiyantara, istri almarhum Suparjiono yang juga mantan manajer PSS Sleman itu akan bersama-sama membangun tim PSS Sleman. Manajemen, akan siap menampung pandangan dari pelatih terkait pembentukan tim. Termasuk, keinginan Seto untuk mempertahankan sebagaian skuad musim lalu.

Dijelaskan dalam waktu dekat pihaknya akan segera memanggil calon pemain yang telah direkomedasikan pelatih. Direncanakan seleksi pemain akan dilakukan pada Selasa (8/1) mendatang. Untuk itu, dia meminta dukungan seluruh jajaran manajemen, pelatih, hingga suporter PSS untuk bisa membawa PSS bersaing di kasta tertinggi Liga Indonesia musim ini. ”Keinginan saya membawa harum PSS Sleman dalam kompetisi di tahun mendatang,” jelasnya.

Retno mendapat kepercayaan dari CEO PT PSS, Soekeno sebagai manajer PSS. Retno menggantikan Sismantoro yang mengundurkan diri. Pengusaha di bidang ritel ini cukup yakin Retno dapat membawa PSS Sleman bersaing di Liga 1 musim mendatang. Retno, di mata Soekeno merupakan sosok yang tegas. Kedekatannya dengan pemain dan suporter menjadi modal cukup untuk bisa mengelola PSS dengan baik.

Sementara itu Jaguar Tominangi yang sebelumnya dipercaya sebagai ketua Panpel PSS Sleman, tidak mengetahui perihal laga selebrasi yang digelar PSS. Hal tersebut dikarenakan untuk saat ini, dirinya tak lagi duduk dalam jajaran kepengurusan PSS. ”Saya sudah mengundurkan diri. Jadi perihal laga tidak banyak mengetahui,” kata pria yang akrab disapa Jenggo itu. (bhn/din)