BOGOR – Gol hat-trick Aleksandar Rakic ke gawang PSMS Medan menjaga asa PS Tira untuk bersaing dengan tim lain lepas dari zona degradasi. Tiga tim mana yang harus turun kasta ke Liga 2, bakal ditentukan di laga terakhir Liga 1 Indonesia.

Skuad The Young Warriors memang mengusung misi wajib menang saat bertemu PSMS Medan di Pakansari, Bogor Rabu (5/12). Sebab, jika kalah memastikan The Army harus turun ke kasta dua Liga Indonesia.

Namun, tekad anak asuh Nil Maizar untuk menang dari skuad Ayam Kinantan -julukan PSMS Medan terbukti. PS Tira berhasil menang dengan skor mencolok 4-2. Tiga gol Rakic (52′,77′,80) dan gol dari Dimas Drajat (88′) menjaga asa PS Tira untuk bisa bertahan di liga satu. Sementara gol balasan PSMS melalui brace R Hidayat (84′,90′).

Dengan raihan poin penuh PS Tira kini beringsut naik satu peringkat ke posisi 17 dengan 39 poin, menggeser PSMS Medan yang mengantongi 37 poin. Nilai yang dimiliki PS Tira saat ini sama denga tiga tim lain, Perseru Serui, Sriwijaya FC, dan Mitra Kukar.

Melihat lawan yang dihadapi di pekan terakhir, PS Tira memang berpeluang cukup besar lolos dari zona degradasi. Abu Bakr dkk akan melakoni laga away melawan Borneo FC. Borneo FC yang telah lolos dari zona degradasi memang tidak memiliki ambisi apapun.

Sementara pesaing PS Tira seperti PSMS masih akan menghadapi PSM di laga partai tandang. Sementara Mitra Kukar akan menghadapi Persija Jakarta yang masih melakoni laga penentu untuk bisa menjadi jawara Liga 1. “Hasil yang haris disyukuri, akhirnya kita bisa curi poin penting,” kata Nil.

Setelah laga melawan PSMS, Nil masih akan mempersiapkan timnya melawan Borneo. Nil yakin, bila para pemainnya memiliki semangat juang, bukan tidak mungkin target untuk bisa lepas dari degradasi bisa dicapai. “Fokus kami sekarang di laga selanjutnya. Semoga bisa meraih hasil yang baik,” harapnya. (bhn/din/fn)