BANTUL – Penanganan kasus penemuan mayat tanpa identitas di Bumi Perkemahan, Karanganyar, Gadingharjo, Sanden, Rabu (7/11) mulai menemui titik terang. Mayat yang ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan luka bakar di bagian kepala dan kemaluan ini diketahui bernama I Gede Suka Negara. Pria 52 tahun asal Bali ini diduga dibakar setelah meninggal dunia.

”Mereka (yang membakar) keluarga dekat,” jelas Kapolres Bantul AKBP Sahat Marisi Hasibuan di Kompleks Parasamya Jumat (9/11).

Misteri kasus ini mulai terungkap setelah penyidik mengamankan Nr, 32 dan Jr, 12. Dua warga Umbulharjo, Kota Jogja, ini diamankan Kamis (8/11). Kepada petugas, kata Sahat, keduanya mengakui bahwa merekalah yang melakukan pembakaran. Kendati begitu, polisi tak menelan mentah keterangan mereka. Polisi membutuhkan bukti untuk memastikan penyebab kematiannya. Apakah karena dianiaya atau lainnya.

”Seperti meminta keterangan ahli,” ucapnya.

Menurutnya, pembakaran mayat ini merupakan kasus baru. Dari itu, polisi membutuhkan waktu untuk menelusuri motifnya.

”Kami juga perlu gelar perkara,” katanya.

Hingga kemarin, kedua pelaku masih berstatus sebagai saksi. Namun, status keduanya bisa naik menjadi tersangka bila ada bukti pidana.

Rabu (7/11) warga Karanganyar digegerkan dengan penemuan mayat di Bumi Perkemahan. Saat ditemukan, kondisinya mengenaskan. Dengan luka bakar di bagian kepala dan sekitar kemaluan. Dari hasil pemeriksaan tim medis, tidak ditemukan bekas tanda penganiayaan. (ega/cr6/zam/mg3)