Untuk Dukung Tim Relawan Kesehatan

 JOGJA – Universitas Respati Yogyakarta (Unriyo) mendirikan posko guna mendukung misi tim relawan kesehatan di Palu. Posko di Jalan Garuda 2 No 19, Kelurahan Birobuli Utara, Palu Selatan, ini untuk menampung dan mendistribusikan bantuan kepada warga terdampak bencana gempa bumi dan tsunami.

Rektor Unriyo Prof Dr  dr Santoso Sp.OK  menyampaikan terima kasih kepada  keluarga Drs H Staryo Thahir yang telah mengizinkan kediamannya dijadikan Posko Unriyo. Sehingga misi tim relawan dapat terlaksana dengan baik.

“Terima kasih juga kami sampaikan kepada para donatur yaitu Gemilang Jaya Elektronik, CV Warista Jogja, Superbella Jakarta, Velia Butik Jogja,  guru dan wali TK UIN Sunan Kalijaga, RS Unhas, alumni Perikanan Unhas, para dosen, mahasiswa, dan alumni Unriyo,” tuturnya.

Penanggung jawab kegiatan Dr Fransiska Lanni MS menjelaskan, Posko Unriyo digunakan untuk menampung, memilah, mendata,  membagi dan mendistribusikan sumbangan para donatur ke beberapa titik pengungsian, baik di Palu, Sigi, dan Donggala.

“Misi utama Tim Relawan Kesehatan Unriyo adalah memberikan layanan kesehatan kepada warga  di tenda pengungsian Bukit Balaroa yang didirikan Turkish Crescent Red Cross bersama PMI,” terangnya. Untuk memberikan layanan maksimal selama 24 jam, tim relawan ikut tinggal dan tidur di tenda bersama para pengungsi.

Tim relawan kesehatan yang dikirimkan ke Palu sejak 30/10 lalu, memang yang terlatih dan berpengalaman dalam penanganan bencana, sesuai bidang ilmu masing-masing. Antara lain, Wakil Rektor Dr Fransiska Lanni MS, Dekan Fakultas Kesehatan Muhamad Yudha, SKep, Ns, MKep,  Dr Ariyanto Nugroho SKM, MS (Prodi Kesehatan Masyarakat),  dr Jacoba Nugrahaningtyas M.Kes. (Prodi Fisioterapi), Siti Fadillah, S.Kep, Ns., MSN. (Prodi Keperawatan), Maratusholikhah Nurtyas SST, M.Kes (Prodi Kebidanan),  Nuraini Staryo SKM, MSc (Prodi Kesehatan Masyarakat), Farissa Fatimah, SGz, MGz. (Prodi Gizi)  dan Nazwar Hamdani Rahil SKep.Ns, M.Kep (Prodi Keperawatan).

Lanni menuturkan, dukungan dari Yayasan Pendidikan Respati  sungguh luar biasa, sehingga kegiatan ini dapat terlaksana.  Yayasan telah membiayai semua perjalanan, akomodasi dan biaya operasional tim selama  bertugas di Palu. “Termasuk pembelian obat-obatan,  perlengkapan perawatan luka yang cukup besar biayanya,” urainya.

Sementara untuk obat-obatan dasar Tim Unriyo mendapat bantuan dari Puskesmas Sangurara yang membawahi teritorial Balaroa tempat tim relawan bertugas, dan ikut tinggal di tenda pengungsian. Memasuki minggu kedua, lanjut Lanni, berbagai kegiatan telah dilaksanakan, antara lain, pemeriksaan kesehatan, perawatan luka, trauma healing, managemen dapur umum dan dapur mandiri, asuhan gizi, dan sosialisasi praktik PHBS di pengungsian.   (*/a11/laz/er/mo1)