GUNUNGKIDUL – Direktur Utama PDAM Tirta Handayani Isnawan memastikan pelanggan tetap wajib membayar tagihan bulanan. Meski kebutuhan pelanggan terhadap pasokan air perusahaan pelat merah itu berkurang saat musim penghujan. Atau bahkan ketika tidak menggunakannya.

”Ketentuan ini sudah diketahui pelanggan,” kata Isnawan saat dihubungi Rabu (7/11). Itu merespons datangnya musim penghujan. Sebab, sebagian pelanggan tidak mengandalkan pasokan air PDAM. Menyusul penuhnya bak penampungan air.

Bagi pelanggan yang benar-benar tidak menggunakan air dibebani tagihan biaya dasar. Besarannya Rp 47.500.

”Perhitungan biaya dasar per 10 meter kibik,” sebutnya.

Kendati begitu, Isnawan menyebut pelanggan boleh mengajukan penyegelan sementara jika merasa keberatan. Biaya penyegelan Rp 100 ribu.

”Sejauh ini belum ada permintaan penyegelan,” ujarnya.

Terkait tagihan biaya dasar, Isnawan mengungkapkan, disebabkan proses produksi berjalan terus. Namun, Isnawan memastikan aturan tersebut tidak saklek. Petugas PDAM memiliki sejumlah pertimbangan.

”Kalau air tidak mengalir apa harus membayar? Kan tidak,” tegasnya.

Ada persoalan lain yang dihadapi PDAM saat memasuki musim penghujan. Yakni, air keruh. Menurutnya, air keruh yang diterima pelanggan akibat sumber air banjir. Di sisi lain, upaya penjernihan PDAM belum berjalan maksimal. Seperti diketahui, ribuan pelanggan PDAM di Kecamatan Ponjong, Karangmojo, Semin dan sebagian Semanu mengeluhkan keruhnya air PDAM.

Pengawas PDAM Tirta Handayani Gunungkidul Eddy Praptono menambahkan, manajemen PDAM terus mendorong penguatan cakupan layanan. Caranya dengan memperbaiki dan mengoptimalkan sistem.

”Dan menambah pemasangan sambungan pipa,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Eddy juga menyinggung mengenai audit internal. Menurutnya, manajemen rutin melakukan audit internal. Biasanya, per triwulan sekali. Bahkan, manajemen juga melakukan audit saat akhir tahun. Berbeda dengan pemeriksaan rutin, audit kali ini melibatkan akuntan independen, dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Perwakilan DIJ. (gun/zam/er/mo1)