PURWOREJO – Pemilihan kepala desa (pilkades) serentak Kabupaten Purworejo bisa menjadi tolok ukur Pemilu 2019. Pesta demokrasi enam tahunan itu diharapkan tak sekadar berjalan damai. Lebih dari itu, juga menghasilkan pemimpin terbaik.

Hal itu disampaikan Bupati Purworejo Agus Bastian saat memberikan pengarahan kepada kepala desa dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) terkait persiapan pilkades serentak yang rencananya digelar pada 2019. Kegiatan ini dilaksanakan di pendapa rumah dinas bupati Selasa (6/11).

”Jaga kesejukan agar pilkades dapat dilaksanakan dengan baik,” pesannya.

Ada 343 desa di Purworejo yang menggelar pilkades serentak. Dia berpesan agar panitia mempersiapkannya dengan matang. Sebab, kepala desa merupakan jabatan prestisius.

”Dalam pelaksanaannya selalu seru,” ucapnya.

Agus Bastian juga mengingatkan potensi gesekan antarpendukung. Apalagi, belakangan terdengar kabar bahwa Polres Purworejo kebanjiran surat aduan terkait persiapan pilkades.

Kepala Bidang Perencanaan, Evaluasi, dan Pelaporan, Dinas Pemberdayaan Masyarakt dan Desa Puguh Trihatmoko mengungkapkan, pilkades serentak digelar 31 Januari 2019. Sedangkan pelantikan kepala desa terpilih digelar 8 Mei.

”Anggaran pelaksanaannya (pilkades) dari APBD dan APBDes,” tambahnya. (udi/zam/er/mo1)