BANTUL – Argo sejak kecil sudah dilatih untuk mandiri, dan diajari orang tuanya untuk berjualan, serta sudah mempunyai usaha Kedai Margo Mulyo sendiri. Cerita Argo mengenai dirinya saat mengawali materi pelatihan Socioentrepreneur di Balai Desa Terong III Dlingo, Bantul Rabu (31/10).
Pelatihan Socioentrepreneur yang dinisisasi Balai Pemuda dan Olahraga (BPO) DIY itu diikuti oleh 100 peserta.

Selain itu, Argo juga memberikan motivasi kepada peserta agar mandiri dan berusaha meskipun dalam keadaan yang serba kekurangan. Apapun bidang yang ditekuni seperti pertanian, perkebunan, kuliner dan yang lainnya dapat dijadikan lahan untuk berwirausaha.

Paryanto mewakili pemerintahan Dlingo, berharap peserta mendapatkan manfaat untuk membentuk Indonesia yang maju dan lebih sejahtera. Paryanto juga berpesan kepada peserta untuk menjadi pengusaha sukses jangan memiliki sifat malu.

Nur Hendratno dari BPO DIY menuturkan, Balai Pemuda dan Olahraga DIY siap membina pemuda DIY untuk meningkatkan kesejahteraan bagi dirinya maupun masyarakat pada umumnya. Salah satunya dengan pelatihan socioentrepreneur yang memberikan semangat jiwa kewirausahaan kaum muda.
Pelatihan ini mendapatkan dukungan dari DPRD DIY. Anggota DPRD DIY H.Yoserizal, SH mengungkapkan, kegiatan ini berkaitan dengan kewirausahaan. Melalui jargon Kabupaten Bantul yaitu Makaryo Bangun Deso, pemerintah memiliki program-program untuk membangun desa yang sejahtera.(*/a1/pra/er/mg3)