Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Angka Perceraian Tinggi

E
Penulis: Editor News❯
SLEMAN - Angka gugatan cerai yang dilayangkan para istri kepada suami di Kabupaten Sleman cukup tinggi. Data di Pengadilan Agama (PA) Sleman kurun Juli 2018 hingga September 2018, setiap bulan mencapai 400 kasus.

Panitera Muda Gugatan PA Sleman, Muslih, mengatakan, jumlah gugatan cerai yang dilayangkan pihak perempuan pada September 2018 paling tinggi. "Yaitu 409 gugatan, pada Juli 2018 ada 392 gugatan dan Agustus 2018 ada 386 gugatan," kata Muslih ditemui di PA Sleman, Kamis (25/10).

Banyaknya perempuan yang mengajukan perceraian, kata Muslih, merupakan dampak dari ketidakharmonisan rumah tangga. Pemicu utamanya masalah ekonomi.

"Suami gajinya kecil dan mudah tersinggung. Sehingga ketika ditanya istri lantas tersinggung dan akhirnya ada tindak kekerasan," ujar Muslih.

Dari data tiga bulan terakhir, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) menjadi faktor utama timbulnya perceraian. Bulan Juli 2018 ada 178 kasus pertengkaran, Agustus 121 kasus dan September hanya 24 kasus. "Artinya KDRT masih banyak terjadi," ujar Muslih.

Permintaan dispensasi menikah juga cukup banyak. Pada Juli 2018 ada 20 permohonan, Agustus 2018 ada 17 permohonan dan September 2018 terdapat 17 permohonan. "Itu dispensasi nikah biasanya diberikan kepada mereka yang hamil di luar nikah, atau masih di bawah umur," kata Muslih.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Mafilinda Nuraini mengatakan hingga Juni 2018, pihaknya sudah menerima 210 kasus kekerasan. Baik itu tindak kekerasan terhadap anak maupun perempuan.

"Kalau pada 2017 angka KDRT ada 471, kami berharap tahun ini turun," harap Mafilinda.

Mengenai perceraian, Mafilinda berpendapat banyaknya pernikahan dini bisa jadi pemicu perceraian. "Karena biasanya mereka yang menikah muda kebanyakan secara mental dan pikiran belum siap," kata dia. (har/iwa/rg/mo1)

Advertisement
Advertisement
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Soroti Penuaan Penduduk hingga Perceraian, Dorong Pendekatan Psikologi untuk Jawab Persoalan Sosial

Soroti Penuaan Penduduk hingga Perceraian, Dorong Pendekatan Psikologi untuk Jawab Persoalan Sosial

Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo mendorong pendekatan psikologi untuk menjawab berbagai persoalan sosial di Kota Jogja dan DIY, mulai dari penuaan penduduk, kesehatan mental, perceraian hingga sumber daya manusia (SDM).

Angka Pernikahan di Bantul Turun dan Perceraian Naik, Masalah Ekonomi Jadi Faktor Utama

Angka Pernikahan di Bantul Turun dan Perceraian Naik, Masalah Ekonomi Jadi Faktor Utama

Tekanan ekonomi membuat sebagian pasangan muda memilih menunda pernikahan. Di sisi lain, persoalan ekonomi juga menjadi salah satu faktor utama yang mendorong pasangan suami istri berujung pada perceraian.

PA Kebumen Tekan Perceraian lewat Pendampingan Mediator, Mediasi Berhasil Selamatkan 23 Pasutri

PA Kebumen Tekan Perceraian lewat Pendampingan Mediator, Mediasi Berhasil Selamatkan 23 Pasutri

Di tengah tingginya angka perceraian, Pengadilan Agama (PA) Kebumen terus memperkuat upaya mediasi bagi pasangan yang berselisih. Langkah tersebut membuahkan hasil dengan 23 pasangan suami istri (pasutri) membatalkan ...

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer