JOGJA – Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) dinilai sebagai garda depan promosi pariwisata. Tugasnya yang berinteraksi langsung dengan wisatawan, menjadi kesempatan mengenalkan keindahan Indonesia.
Itu disampaikan oelh Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) DIJ Aris Riyanta saat membuka Rapat Kerja Nasional HPI XVII 2018 yang di selenggarakan di Tasneem Hotel sabtu malam (6/10). “HPI merupakan ujung tombak pariwisata, mengembang tugas yang sangat mulia, membawa warta pada dunia, mengenalkan betapa indah Indonesia,” ujar Aris saat membacakan sambutan Gubernur DIJ.
Aris menambahkan keberadaan pramuwisata tersebut sangat membantu mempromosikan obyek wisata ke wisatawan secara langsung. “HPI mampu menjamin kejelasan bagi pengembangan pariwisata yang ada di Indonesia,” kata mantan Kepala Bidang Aset Dinas Pendapatan Pengelolaan Kekayaaan dan Aset Daerah DIJ itu.
Rakernas HPI XVII sendiri dihadiri oleh perwakilan dari 27 daerah di Indonesia. Setiap kontingen menggunakan pakaian adat dari daerahnya masing-masing saat memasuki ruang rapat di tassneem hotel. Rakernas ini merupakan agenda rutin tahunan yang diharapkan dengan kegiatan ini bisa mendapatkan hasil kegiatan yang bermanfaat.
Sementara itu Ketua Umum DPP HPI Sang Putu Subaya menambahkan keberadaan HPI diharapkan mampu mengenalkan pada generasi penerus untuk tetap menjaga pariwisata dan mengenalkan tentang indahnya pariwisata yang ada di Indonesia. “Salah satunya Jogja ini yang selalu menjadi kota yang nganenin,” katanya. (cr8/pra/er/mo1)