JOGJA – Jeda kompetisi dimanfaatkan PS Tira untuk melakukan pemusatan latihan di luar Jogja. Selama hampir sebulan, skuad Young Warriors-julukan PS Tira melakukan TC di Ciamis, Jawa Barat.

Asisten Pelatih PS Tira Miftahudin Mukson mengungkapkan, pemusatan latihan kali ini terutama peningkatan di sektor fisik pemain. “Bisa jadi karena lokasi latihan berada pada ketinggian,” kata Miftahudin.

Punya waktu cukup panjang di masa jeda karena penyelenggaraan Asian Games, memang menjadi keuntungan tersendiri bagi PS Tira. Apalagi, memasuki putaran kedua kompetisi Liga 1, pelatih Nil Maizar banyak melakukan perombakan pada komposisi pemain. Yang cukup kentara, perombakan pada skuad pemain asingnya.

Pemusatan latihan, benar-benar dimanfaatkan untuk memadukan chemistry dari para pemain asung seperti Abu Bakr, Dmitriv Rekish dan Jeon Woo-Young. “Mereka cepat beradaptasi,” kata Miftahudin.

Asisten pelatih Tim Nasional (Timnas) U-19 ini mengatakan, dari segi taktik skuad PS Tira juga mengalami progres perkembangan yang baik. Itu dilihat dari hasil yang didapat PS Tira saat mengalahkan Porda Bogor di Malaber, Cianjur, Jawa Batat pada Jumat (31/8) lalu. Bahkan, pemain anyar Dmitriv Rekish menyumbangkan dua gol. “Secara permainan tampak ada perkembangan,” katanya.

Dengan kualitas para pemain asing yang dimiliki miliki, dia berbuat banyak pada putaran kedua. Termasuk, saat meladeni Bajul Ijo -julukan Persebaya Surabaya di Gelora Bung Tomo Selasa (11/9) mendatang.”Masuknya ketiga pemain asing membuat tim semakin solid,” ujarnya.

Pelatih fisik PS Tira Gaseli Jun Panam mengungkapkan selama dua pekan kondisi fisik anak asuhnya telah mengalami peningkatan. Para pemain sudah tampil dengan ciri khas dan cukup stabil dalam melakukan pressing tinggi.”Kami harapkan usai pemusatan ini, penampilan tim lebih baik di kompetisi,” jelasnya. (bhn/din/fn)