GUNUNGKIDUL – Komandan Komando Distrik Militer (Kodim) 0730 Gunungkidul menggelar razia narkoba kalangan internal. Selepas apel pagi luar biasa ratusan tentara langsung digiring petugas untuk menjalani tes urine guna memastikan anggota bebas narkoba.
Komandan Kodim 0730 Gunungkidul, Letnan Kolonel Infanteri Muhammad Taufik Hanif mengatakan, tes urine bagi anggota dilakukan secara kontinue. Kemarin (11/12), sebanyak 250 anggota termasuk PNS dilingkungan Kodim 0730 dikumpulkan untuk apel pagi luar biasa.
“Kami ambil sampel secara acak kepada 100 orang untuk dilaksanakan tes urine secara mendadak,” kata Muhammad Taufik Hanif.
Dari 100 orang yang diperiksa, kata dia, tidak ditemukan indikasi anggota yang terlibat penggunaan narkoba. Pihaknya mengaku bersyukur sejauh ini upaya pencegahan keterlibatan anggota dalam peredaran narkoba hasilnya nihil.
Sementara itu, Pasi Intel Kapten Chb Timotius Subanu mengatakan, selain anggota Dandim 0730 Gunungkidul juga menjalani tes urine. Menurutnya, kegiatan demikian dilakukan setiap tiga bulan sekali. “Selama ini belum ada anggota terlibat narkoba,” kata Chb Timotius Subanu.
Sebelumnya, pada 20 November usai upacara bendera, Kodim bekerjasama dengan Denkesyah 04-04-02 PPK TK I 0730 Klinik Pratama ‘Kartika’ juga menggelar tes narkoba. Semua anggota tidak luput dari pengecekan. Pelacakan indikasi penggunaan narkoba dikalangan korps baju doreng dilaksanakan dengan sangat detail. Bahkan untuk memastikan, provos dan bagian intel menguntit prajurit yang tengah menyiapkan urine sampai ke kamar mandi.(gun/ong)