RADARJOGJA.CO.ID – Awal 2019 nanti, bersamaan dengan akan dioperasikannya New Yogyakarta International Airport, wisatawan yang berlibur ke Jogja memiliki pilihan tempat penginapan baru. PT Anugerah Tri Artha bekerjasama dengan operator hotel Sheraton, akan mengoperasikan de Royal Keraton Bintaran, dengan lokasi yang masih berada di ring satu Malioboro.

KEMARIN (7/8) de Royal Keraton Bintaran sudah mulai melakukan pemancangan tiang pertama produk hunian vertikal, hotel dan apartemen tersebut. Presiden Direktur PT Anugerah Tri Artha Ir Agustinus Indriarto MBA mengatakan proses pembangunan apartemen dan hotel de Royal Keraton Bintaran akan berlangsung selama 18 bulan kedepan. “Awal 2019 bersamaan dengan mulai beroperasinya bandara baru di Kulonprogo, sudah siap beroperasi melayani wisatawan dalam maupun luar negeri, yang diperkirakan juga akan bertambah,” ujar Indriarto.

Indriarto mengatakan de Royal Keraton Bintaran yang berdiri di atas lahan seluas 3.500 meter persegi tersebut, akan dibangun total 207 unit apartemen dan 150 kamar hotel. Bekerjasama dengan operator hotel Sheraton, nantinya akan dioperasikan hotel bintang empat, yang akan diberi nama Four Points. Keberadaan Sheraton sebagai operator hotel diyakininya menjadi daya tarik wisatawan yang akan menginap. “Dengan lokasi yang kurang dari satu kilometer dari Titik Nol Kilometer Jogja, pastinya memudah-kan wisatawan saat akan berjalan-jalan,” ujarnya.
SIAP BEROPERASI: de Royal Keraton Bintaran siap beroperasi 2019 dengan
konsep mewah tapi tetap mengusung kearifan lokal Jogja.
Konsep yang diusung sendiri, tambah Indriarto, de Royal Keraton Bintaran akan mengusung tema bernuansa kolonial modern yang mewah tapi tetap mengusung kearifan lokal Kota Jogja. Selain itu juga ditawarkan fasilitas berupa infinity pool, outdoor garden, sky bar and resto dan separated lift and loby untuk apartemen dan hotel, yang semuanya dirancang mengusung tema heritage dalam nuansa royal living.

Konsep tersebut ternyata diminati, terbukti meski baru melaksa-nakan ground breaking sudah laku sebanyak 45 unit apartemen, untuk penawaran terbatas yang dijual mulai dari Rp 800 juta. Keberadaan de Royal Keraton Bintaran diyakininya juga akan menjadi plihan investasi di Kota Jogja. “Pada semester pertama 2019 nanti sudah bisa diserahterimakan,” ungkapnya.

Selain aspek bisnis, de Royal Keraton Bintaran yang akan dibangun setinggi 11 lantai itu akan menggerakan ekonomi di sekitar kampung dan tambahan retribusi ke Pemkot Jogja. Ditambah lagi de Royal Keraton Bintaran juga memiliki kepedulian sosial. Termasuk dengan akan menampung sebanyak mungin tenaga kerja dari warga sekitar Bintaran. Terlebih, di Bintaran juga terdapat SMK Marsudi Luhur, yang memiliki jurusan pariwisata. “Nantinya siswa di SMK Marsudi Luhur bisa magang dan jika layak akan direkrut,” terangnya. (adv/pra/ong)