RADARJOGJA.CO.ID – KULONPROGO – Dinas Ke-pendudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kulonprogo bisa kembali melakukan percetakan Kartu Tanda Penduduk Elektro-nik (e-KTP). Sebanyak 4.000 lembar blangko telah diterima dari Direktorat Jenderal Kepen-dudukan dan Catatan Sipil (Dit-jen Dukcapil).

“Kami bisa melakukan pence-takan kembali, setelah lima bulan terakhir sempat terhenti karena kehabisan blangko,” kata Kepala Disdukcapil Kulon-progo Djulistyo kemarin.

Namun jumlah itu dinilai ter-lalu sedikit dibanding usulan yang dikirimkan Disdukcapil Kulonprogo. Awalnya, blangko yang diusulkan sebanyak 9.986 lembar disesuaikan jumlah warga yang telah melakukan perekaman.

Rekam data warga yang ma-suk meliputi beberapa kate-gori. Di antaranya Print Ready Record (PRR), perpindahan penduduk (pindah masuk ke Kulonprogo), perubahan sta-tus dan pemula.

“Jumlah yang kami usulkan itu juga sudah kami tambah-kan dengan antisipasi pen-cetakan hingga semester per-tama. Tentu masih kurang, kami menunggu kiriman be-rikutnya, katanya pekan ini,” kata Djulistyo.

Kabid Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Kulon-progo Sri Harningsih menam-bahkan 4.000 blangko e-KTP itu diterima Rabu (12/4). Sebanyak 12 kecamatan se-Kulonprogo juga sudah diundang untuk mengambil blangko, Senin (17/4).

Dijelaskan, dengan blanko yang ada terbatas, penduduk yang memang sudah mende-sak untuk melakukan pence-takan e-KTP diprioritaskan. Laporan terakhir, sedikitnya sudah 600 lembar hingga 800 lembar blangko e-KTP yang sudah tercetak.

“Tahun ini, Kecamatan Galur dan Kalibawang juga sudah bisa melayani cetak e-KTP. Jadi warga Galur dan Kalibawang tidak perlu datang ke Disduk-capil Kulonprogo. Termasuk warga yang dekat dengan dua kecamatan itu, bisa melakukan pencetakan di sana,” kata Sri Harningsih. (tom/iwa/ong)