RADARJOGJA.CO.ID–Ketegasan aparat kepolisian saat ini tengah diuji. Ini berkaitan dengan tahapan Pilkada 2017 di Jogjakarta hampir usai. Proses pemungutan suara rampung, namun selisih suara para kandidat hanya selisih tipis untuk Pilwali di Kota Jogja. Untuk menjaga situasi tetap kondunsif, polisi enggan kecolongan.

Kapolda DIJ, Brigjen Pol Ahmad Dofiri mengatakan, pelaksanaan pilkada tahun ini berlangsung lancar tanpa adanya gangguan berarti. Ia pun meminta semua pihak, untuk menahan diri. Harus mengutamakan keamanan dan kondusivitas masyarakat.

“Kemarin sedikit ada permasalahan di Kecamatan Keraton, namun sudah berhasil diantisipasi,” kata Ahmad Dofiri ditemui disela kegiatan bakti sosial di Mapolres Gunungkidul akhir pekan lalu.

Karena tahapan pilkada masih berlangsung, pihaknya mengimbau kepada semua pihak untuk menahan diri. Di Kota Jogjakarta, pasangan nomor urut 1, Imam Priyono dan Achmad Fadhli diusung oleh dua parpol yaitu, PDIP dan NasDem bersaing dengan pasangan calon (paslon) nomor 2, Haryadi Suyuti dan Heroe Poerwadi, diusung oleh enam parpol yaitu Golkar, PAN, PKS, PPP, Demokrat dan Gerindra. Dalampenghitungan suara hitung cepat, kedua pasangan calon sama-sama mengklaim menang. Selisih suara masing-masing pasangan cukup tipis.

“Sudah diantisipasi sejak awal, masing-masing pihak harus menahan diri, penghitungan suara nanti yang menentukan adalah KPU,” ujarnya.

Menurut dia, hingga sekarang kepolisian tetap melakukan pengamanan penuh tanpa adanya pengurangan personil. Pengamanan penuh terus dilaksanakan hingga proses penghitungan suara dari KPU diumumkan.

“Jadi, pengamanan kita full untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, sampai pelantikan nanti sama prioritasnya dan jumlahnya sama, yang jelas jumlahnya mencukupi,” terangnya.

Untuk Kabupaten Kulonprogo, ada dua pasangan yakni paslon nomor urut 1, Zuhadmono Azhari-BRAy Iriani Pramastuti dan pasangan nomor urut 2 Hasto Wardoyo-Sutedjo. Kepada masing-masing pendukung pasangan calon, kapolda kembali mengimbau agar tidak melakukan tindakan berlebihan dalam mengekspresikan kemenangan.

“Sekalipun nanti hasil pengumuman resmi dari KPU sudah keluar, semua hendaknya tetap menjaga sutuasi aman dan kondunsif,” pintanya. (gun/eri)