*) Bebaskan Ijazah hingga Dirikan Rumah Kreatif
RADARJOGJA.CO.ID – Tidak terasa, kepemimpinan Bupati Bantul Drs H Suharsono dan Wakil Bupati Bantul Abdul Halim Muslih sudah genap satu tahun. Selama dipimpin Suharsono dan Halim, Pemkab Bantul telah mengeluarkan program kerja dan kebijakan spektakuler yang berhubungan langsung dengan masyarakat Bantul.

Kerawanan terjadinya peristiwa kebakaran di tengah masyarakat Kabupaten Bantul ternyata tak luput dari perhatian Suharsono. Apalagi, Kabupaten Bantul memiliki kawasan industri di Kecamatan Piyungan, kawasan padat penduduk perbatasan dengan Kota Jogja, dan lahan pertanian tebu yang kerap mengalami kebakaran saat musim panas.

Berbekal pengalaman di lembaga Polri dan jaringan, Suharsono pun melakukan lobi kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Tujuannya agar mendapat hibah truk pemadam kebakaran.

Upayanya berhasil, pada 2 November 2016 Bupati Bantul Suharsono menandatangani penyerahan hibah 6 (enam) unit truk pemadam kebakaran dan 3 (tiga) unit bus.

Bupati Bantul Suharsono saat menyerahkan hibah traktor kepada kelompok tani di Kabupaten Bantul. (Foto: Dinas Kominfo Pemkab Bantul)

Disisi lain, Bupati Bantul Suharsono menyadari Kabupaten Bantul menjadi penyangga sekaligus lumbung pangan wilayah Provinsi DIY. Agar produksi pertanian di Kabupaten terus meningkat, Suharsono memberikan perhatian serius terhadap sektor pertanian.

Perhatian itu diwujudkan dengan memberikan hibah mesin traktor kepada kelompok tani di Kabupaten Bantul. Secara berkala, Pemkab Bantul juga memperbaiki saluran irigasi dan membersihkan sampah yang berada di sungai. (*/penyebarluasan informasi pembangunan daerah oleh Diskominfo Bantul)