JOGJA – Liga 3 (Liga Nusantara) DIJ akan semakin ramai dengan masuknya tim debutan Jogja Istimewa Football (JIF) pada kompetisi tahun ini. Sebelumnya pada Liga Nusantara 2016 lalu, terdapat delapan tim yang berpartisipasi, yaitu Persikup Kulonprogo, Rajawali Gunungkidul, Tunas Jogja, Gelora Handayani, Persig Gunungkidul, dan tiga tim kampus yaitu UNY FC, UAD FC dan Gama FC. Di samping itu, masih ada kemungkinan beberapa tim yang musim lalu tidak ikut, akan berpartisipasi pada kompetisi mendatang.

Ketum JIF Yoyok Indriyanto mengatakan, kehadiran timnya di Liga 3 berharap bisa berkiprah di persepakbolaan Indonesia. Khususnya di DIJ. Timnya sudah mendaftarkan ke Asprov PSSI DIJ dan PSSI pusat. Hasilnya, JIF dibolehkan ikut Liga 3 dan diharapkan pada kongres PSSI mendatang bisa disahkan sebagai anggota PSSI.”Kami berkomitmen meningkatkan kualitas sepakbola DIJ dan nasional. Karena di bawah yayasan, kami tidak mengejar profit dan bertujuan pembinaan,” jelasnya.
JIF ditangani pelatih Bettega DN dan sudah mulai seleksi untuk keikutsertaan di Liga 3 dan Piala Suratin 2017. Tim ini biasa berlatih di Lapangan Petir, Piyungan dan Stadion Sultan Agung Bantul. Sementara mess pemain berada di DusunNglengis, Sidomulyo, Bantul. “Seleksi kami lakukan dua Minggu. Tiap tim untuk Liga 3 dan Piala Suratin nantinya ada sekitar 25 pemain,” ujar Bettega.

Di jajaran kepengurusan, jabatan ketum dipegang Yoyok Indrianto, lalu General Manajer Soliman, Asisten Manajer Lilik Suratno dan pelatih Bettega DN. Tim juga dilengkapi dengan sportscience dan ahli gizi. “Untuk Liga 3 karena keikutsertaan perdana tidak ada target muluk-muluk. Hanya berpartisipasi dulu. Sedangkan di Piala Suratin kalau bisa lolos nasional,” ungkapnya. (riz/din/mg1)