RADARJOGJA.CO.ID – Sekolah ramah anak diterapkan SDN Kedungsari 2 Kota Magelang. Sekolah juga mengaku berupaya menjauhkan siswa dari hukuman-hukuman yang tidak mendidik. Menurut guru kelas SD Kedungsari 2 Destu Supardinah, selama ini pihaknya menjaga betul agar segala bentuk kekerasan terhadap siswa dihindari.

“Ini merupakan uji kesabaran para pelaku pendidikan, khususnya guru sekolah,” katanya.

Menurut Destu, pihaknya lebih memilih memberikan semacam sanksi yang edukatif. Bukan melukai fisik maupun psikologis murid. Pihak orang tua juga ikut dilibatkan dalam program ini.

“Kami sudah terapkan sekolah ramah anak, tidak hanya para guru yang terlibat. Dilibatkan juga orang tua siswa. Mereka diimbau agar tidak memberi hukuman kepada anaknya dengan cara kekerasan.Karena ini justru akan menambah beban siswa untuk berkembang,” jelasnya.

Wali Kota Magelang Sigit Wiyonindito meminta para guru tidak melakukan kekerasan fisik maupun verbal kapada muridnya. Meskipun murid melakukan kesalahan. Hukuman fisik semacam itu bukan menjadi solusi persoalan, tetapi justru akan timbul masalah baru.

“Sekarang eranya sudah berbeda. Cara-cara kekerasan untuk menghukum murid bukan lagi sebuah solusi,” kata Sigit saat mengunjungi SDN Kedungsari 2.

Didampingi Wakil Wali Kota Windarti Agustina, Sigit meminta sekolah melakukan pendekatan edukatif, dengan memahami kondisi psikologis masing-masing siswa. Ia mencontohkan, tindakan edukatif bisa dilakukan para guru jika menemui siswa yang melakukan kesalahan adalah meminta untuk menyiram tanaman, membersihkan ruang kelas, atau tindakan lainnya yang bisa melatih kemandirian siswa.

Dalam kesempatan itu, Sigit juga menyempatkan memantau kebersihan sejumlah fasilitas sekolah. Ia mengapresiasi dibangunnya beberapa taman yang ada di lahan kosong. Menurutnya, keberadaan taman sangat penting untuk menjaga keasrian dan keindahan lingkungan sekolah.

“Tapi tadi saya lihat, ada beberapa wastafel yang tidak berfungsi. Segera dibetulkan, karena itu penting untuk mendidik siswa untuk membiasakan hidup bersih dan sehat,” pintanya. (ady/dem)