GUNUNGKIDUL – Tidak lama lagi struktur organisasi dan tata kerja (STOK) di sejumlah SKPD Gunungkidul yang dipisah akan dibahas dewan. Eksekutif optimistis September mendatang sudah bisa disahkan.

Pjs Sekda Gunungkidul Supartono mengatakan, pihaknya sudah mengirimkan draf Raperda SOTK kepada dewan. Prosesnya tidak berlangsung lama karena kerangka sudah dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Draf berasal dari pusat dan tinggal mengisi perubahan nomenklatur.

“Tadi sudah dikirim drafnya, dan semoga segera dibahas agar cepat selesai karena batasnya akhir Agustus,” kata Supartono, kemarin.

Dikatakan, dalam perombakan SOTK baru tidak banyak perubahan SKPD. Beberapa ada yang dirampingkan atau dipecah.

Sesuai aturan itu, nanti juga tidak akan ada lagi kantor. Hanya ada hanya dinas, badan, inspektorat dan sekda, berikut sekwan. Akan ada 18 dinas, 18 kecamatan, badan 4 plus sekertariat daerah dan Asiten 3 sekretaris DPRD dan staf ahli 3.

“Tidak banyak perubahan, hanya nomenklatur yang beda, misal DPPKAD menjadi badan keuangan aset daerah,” ujarnya.

Ketua DPRD Gunungkidul Suharno mengatakan, pembahasan harus segera dilakukan karena tanggal 22 sampai 27 Agustus DPRD masuk dalam masa reses. Pihaknya akan koordinasi lebih lanjut mengenai hal tersebut. (gun/iwa/ama)