GUNUNGKIDUL – Ujian kenaikan kelas (UKK) SD di Gunungkidul mengalami gangguan. Jumlah lembar soal UKK kurang, petugas pun memperbanyak dengan cara difotokopi.

Kepala SD Wotawati Wonosari, Karman mengatakan, kekurangan soal tersebut diketahui sebelum dibagikan ke murid. Selain itu, materi soal nomornya tidak urut karena belum ditata.

“Lembar soal kami terima dalam kondisi tersegel. Ketika dibuka ternyata ada masalah itu,” kata Karman, kemarin.

Kepala Sekolah SD Wonosari 4, Eko Pramono mengatakan sejumlah sekolah mengalami persoalan serupa. Sesuai dengan informasi yang didapat Eko dari grup whatsapp, sejumlah guru di Gunungkidul mengungkapkan persoalan yang sama. “Permasalahannya serupa, berkaitan dengan kurangnya jumlah soal maupun nomor soal yang tidak urut,” kata Eko.

Salah seorang Guru SD Wonosari 4, Bayu Prihartanto mengatakan terjadi kekurangan dua lembar soal pada mata pelajaran IPS kelas 2 dan kelas 4. “Kami harus menggandakan soal tersebut,” kata Bayu.

Kepala Bidang TK-SD, Disdikpora Gunungkidul Sri Andari tengah melakukan identifikasi atas kasus tersebut. “Kami akan melakukan evaluasi. Agar penyelenggaraan UKK bisa lancar dan lebih baik lagi,” kata Sri. (gun/iwa/ong)