GUNAWAN/RADAR JOGJA
LUDES: Warga bergotong-royong menyingkirkan reruntuhan akibat kebakaran di Bejiharjo, Karangmojo kemarin (24/4).
GUNUNGKIDUL – Rumah tinggal Climin Saputro, 40, warga Grogol I, Bejiharjo, Karangmojo ludes terbakar, kemarin. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Pada saat kejadian Climin sedang menghadiri hajatan di Patuk (23/4).

Diduga, kebakaran berawal dari korsleting dari charger ponsel yang sedang digunakan. Kemungkinan nge-charge-nya terlalu lama (over-charge) dan terjadi korsleting yang memicu kebakaran.

Climin diberi tahu tetangganya rumahnya terbakar. Buru-buru dia pulang, namun sesampai di rumah, tempat tinggalnya sudah tinggal puing saja.

Dia diperkirakan mengalami kerugian puluhan juta rupiah akibat kehilangan rumah limasan beserta isinya tersebut. Climin bersama istri dan dua anaknya untuk sementara tinggal di rumah tetangganya.

Puluhan warga melakukan kerja bakti membersihkan reruntuhan rumah, kemarin. Selain membersihkan sisa rumah, warga juga berencana membangun rumah sederhana bagi Glimin. “Yang penting bisa untuk tempat tinggal,” kata Haris, tetangga korban.

Menurut warga, korban merupakan warga miskin dan sehari-harinya bekerja serabutan. Rumah tersebut hanya satu-satunya milik korban, maka warga sepakat membangun kembali. Lokasinya di dekatnya, kebetulan tanahnya sendiri. Kalau yang ditempati sekarang, tanahnya milik orang lain.

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Gunungkidul, Sutaryono, BPBD sudah memberikan bantuan. Bantuan tidak hanya permakanan untuk korban dan warga yang kerja bakti, tetapi juga bahan bangunan berupa atap seng. “BPBD juga membantu pakaian, alat dapur, selimut, kompor dan yang lain,” katanya. (gun/iwa)