HENDRI UTOMO/RADAR JOGJA
AGEN PERLAWANAN: Aksi kampanye antinarkoba yang digelar puluhan muda-mudi di Simpang Lima Nyi Ageng Serang, Wates, kemarin (21/4)
KULONPROGO-Memanfaatkan peringatan Hari Kartini, puluhan pemuda menggelar kampanye bahaya narkoba di Simpang Lima Nyi Ageng Serang, Wates, kemarin (21/4). Mereka menyertakan sejumlah atribut berisi ajakan menjauhi narkoba, antara lain Kartini : Habis Gelap Terbitlah Terang. Narkoba : Habis Terang Terbitlah Gelap, Kartini Pahlawanku Narkoba Penjajahku. ” Ini momentum yang tepat untuk mengampanyekan anti narkoba,” kata Yanu Ariyanto selaku koordinator lapangan.

Menurut Yanu, aksi ini adalah rangkaian training of trainer (TOT) Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) dari Balai Pemuda dan Olahraga (BPO) DIJ di Youth Center, Sleman, Maret lalu.

Menurutnya, setiap peserta wajib merangkul minimal 10 orang di sekitarnya untuk ikut menjadi agen P4GN. Semakin banyak agen, implementasi gerakan P4GN akan akan lebih efektif. Aksi kampanye antinarkoba ini bersama perwakilan anak muda seluruh Kulonprogo.

Ditambahkan, Kulonprogo cukup rentan dan rawan kasus peredaran dan penyalahgunaan narkoba. Termasuk di kalangan pelajar yang sudah mulai mengenal miras dan rokok. Karena kedua kebiasan itu menjadi salah satu pintu gerbang menuju jaring narkoba (ganja, sabu, dan jenis lainnya). “Bagi yang sudah terlanjur masuk dalam jerat narkoba maka juga butuh perhatian khusus dari keluarga dan orang-orag terdekat,” jelasnya.

Kasi Kepemudaan Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kulonprogo Piretno Wardoyo menegaskan, peredaran narkoba semakin brutal, tidak kenal tempat dan usia. “Generasi muda juga bisa menjadi garda terdepan dalam membantu pemerintah memerangi narkoba,” tegasnya. (tom/din)