BUDI AGUNG/RADAR JOGJA
KHIDMAT: Prosesi peringatan Paskah Gereja Katholik St Fransiskus Xaverius Kemanukan, Bagelen, Purworejo, kemarin.
PURWOREJO-Umat Gereja Katholik St Fransiskus Xaverius Kemanukan, Bagelen, Purworejo yang masuk Paroki Santa Perawan Maria Purworejo menggelar peringatan Jumat Agung kemarin (25/3). Ini merupakan rangkaian Paskah yang menceritakan proses wafatnya Yesus Kristus.

Dalam rangka mengingatkan sejarah panjang perjuangan Yesus Kristus, kelompok Muda Mudi Katholik (Mudika) St Fransiskus Xaverius menggelar prosesi penyaliban yang dikenal dengan nama Tablo Hidup.

Kepala Stasi Kemaukan Yulius Sumarmo mengatakan tujuan dari Tablo Hidup itu sebagai pesan kepada generasi muda untuk bisa merasakan bagaimana menderitanya orang yang disiksa dan dianiaya.

Dari pesan yang dibawa tersebut, Sumarmo berharap di kemudian hari tidak ada lagi tindakan-tindakan penganiayaan ataupun diskriminasi. Generasi muda juga bisa menghadapi semuanya dengan tabah. “Ini sangat positif untuk membangun generasi muda yang tangguh dan tidak cengeng,” kata Sumarmo.

Ketua Mudika St Fransiskus Xaverius Panji Theo Nugroho mengatakan ini menjadi yang kedua kalinya mereka lakukan. Yakni rangkaian peringatan Paskah dengan prosesi penyaliban. “Dulu peringatannya hanya sekadar Jalan Salib saja,” kata Panji.(cr2/din/ong)