ABRAHAM GENTA BUWANA/RADAR JOGJA
MEDALI: Seleksi atlet renang untuk mengikuti NPC dilakukan selama hampir dua pekan, akhir Februari lalu.
JOGJA – Usai melakukan seleksi se-lama hampir dua pekan, Nasional Paralympic Committee (NPC) DIJ siap menggembleng 90-an atlet dalam pemusatan latihan. untuk menghada-pi Pekan Paralympic Nasional (Pe-parnas) pada Oktober 2016.Dari 200-an atlet yang mengikuti seleksi akhir Februari, sekitar 90-an atlet akan mewakili DIJ. Mereka akan tampil dalam 10 cabang olahraga (ca-bor) yakni angkat berat, bulutangkis, catur, renang, tenis meja, voli duduk, atletik, panahan, tenis kursi roda dan cabang olahraga baru yakni goal ball. “Namun angka 90 itu masih bisa be-rubah. Entah bertambah atau berkurang, karena untuk cabor atletik dan voli duduk masih belum fix,” ujar Ketua NPC DIJ Haryanto (14/3).

Dijelaskan, dari hasil pertemuan semua perwakilan cabor pada Ming-gu (13/3), dua cabor, yakni atletik dan voli duduk masih perlu dibahas. Kon-tingen DIJ perlu strategi dengan men-goptimalkan atlet yang berangkat adalah atlet yang benar-benar ber-peluang memperoleh medali.Jika lebih banyak nomor yang bisa diikuti, semakin besar kesempatan mendulang medali. Dalam minggu ini pihaknya berharap bisa mem peroleh kepastian dua cabor tersebut.

Sebab, persiapan harus segera dila-kukan, mengingat waktu yang tersisa tidak lebih dari tujuh bulan. Pihaknya juga sudah harus melakukan pendaf-taran pada April mendatang untuk entry by number. Meski untuk entry by name masih bisa dilakukan hingga tiga bulan menjelang Peparnas. “Kami berupaya yang terbaik, seti-daknya bisa mempertahankan pe-ringkat ke-13 seperti Peparnas lalu. Itu sudah sangat realistis bagi kami,” ujarnya. (dya/iwa/ong)