JOGJA-Jabatan dua pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang kosong di Pemkot Jogja bakal segera terisi. Menurut Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Jogja Maryoto, proses pengisian akan mengacu UU Aparatur Sipil Negara (ASN). Yakni berpa lelang jabatan.

“Dalam istilah kami seleksi terbuka, tapi media biasanya mengistilahkan lelang jabatan. Kami sedang mempersiapkan panitia seleksinya (pansel),” katanya, beberapa waktu lalu.

Kedua SKPD tersebutadalah Dinas Permukiman Prasarana Wilayah (Kimpraswil) dan Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi, dan Pertanian (Disperindagkoptan). Sejak awal Februari lalu, kedua Kepala SKPD lowong setelah pensiun dan rotasi.

“Pansel yang tengah dibentuk berbeda dengan pansel sebelumnya termasuk jumlah dan personelnya. Jika pansel sebelumnya beranggotakan lima orang, maka pansel kali ini beranggotakan tujuh orang,” tuturnya.

Seleksi atau lelang jabatan akan dimulai dari tahap pengumuman. Tahapan ini mencakup pengumuman syarat untuk mengikuti seleksi, dan syarat lainnya. Kemudian dengan tahapan lain seperti seleksi administrasi, assessment, dan wawancara. Pesertanya berasal dari seluruh eselon III di lingkungan pemkot.

“Kalau panselnya dari internal dan eksternal. Komposisinya internal 45 persen sisanya eksternal. Ada dari UGM, kemudian Kantor Regional BKN DIJ, dan Pemprov DIJ,” terangnya.

Anggota pansel, lanjut Maryoto disesuaikan dengan jabatan yang akan dilelang. Pada mutasi Februari lalu misalnya, pansel dipimpin Sekda, dengan anggotanya dari Kepala Kantor Regional BKN, dan Kepala BKD DIJ.

“Sekarang ganti lagi, karena jabatan yang akan dilelangkan juga berbeda. Misalnya Kimpraswil, tentu dari DIJ juga ada dari PUP ESDM yang lebih menguasai persoalan. Nama-namanya sudah ada tapi belum bisa dirilis,” paparnya.

Ditambahkan, lelang jabatan dua kepala dinas tersebut ditargetkan selesai dalam tiga bulan ke depan.

“Antara Mei atau Juni sudah selesai dan tinggal dilantik wali kota,” ujarnya.

Seperti diketahui, Februari lalu, pemkot melakukan rotasi tiga jabatan melalui mekanisme lelang terbatas. Kepala Dipsperindagkoptan digeser menjadi Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH), Sekretaris DPRD Kota Jogja Bejo Suwarno bertukar posisi dengan staf ahli Yulia Rustrianingsih. (eri/dem/ong)