JOGJA – Pelayanan bus Trans Jogja terbukti belum memuaskan. Pada Selasa (1/3) siang, Trans Jogja nomor polisi AB 7056 AS mengalami kerusakan pada bagian worem atau system kemudi di Jalan Malioboro. Akibatnya penumpang harus diturunkan dan dialihkan ke bus Trans Jogja lainnya.

Menurut salah seorang saksi mata, Gunardi, bus yang saat ini dikelola BUMD Pemprov DIJ PT Anindya Mitra Internasional (AMI) tersebut mengalami kerusakan selepas halte depan hotel Inna Garuda. Karena mengalami kerusakan, bus dengan trayek 3A tersebut mepet ke kanan dan hampir naik ke trotoar.

“Hampir naik trotoar tapi turun lagi. Penumpang teriak, karena terdorong ke depan,” katanya, kemarin.

Pria yang merupakan penjaga keamanan di Gedung DPRD DIJ tersebut mengatakan, bus berjalan tidak terlalu cepat. Karena belum lama dari halte.

“Sebelum berhenti sempat oleng,” tuturnya.‬

‪Pengemudi Trans Jogja Wahid Nurwanto mengaku baru merasakan ketidakberesan dalam kemudi bus cadangan tersebut setelah dari halte Hotel Inna Garuda. Menurut dia, tiba-tiba worem rusak. Spontan langsung membuang kendali ke kanan dan mengenai trotoar. Beruntung mengenai trotoar sehingga laju kendaraan bisa berhenti.

“Beruntung laju kendaraan saat itu juga lambat,” ungkapnya.

Ditambahkan, bus yang dikemudikan sebagai pengganti armada utama yang sedang masuk perawatan di bengkel. Sesuai dengan aturan, jika bus utama masuk perawatan, pengemudi membawa bus cadangan. Dia tidak mengetahui apakah bua cadangan tersebut rutin menjalani perawatan.

“Saya nggak tahu tadi sebelum operasional dicek belum (rusak), termasuk kaki-kaki kemudinya,” ujarnya.

Kepala UPT Trans Jogja Trans Jogja Rusak Kemudi

JOGJA – Pelayanan bus Trans Jogja terbukti belum memuaskan. Pada Selasa (1/3) siang, Trans Jogja nomor polisi AB 7056 AS mengalami kerusakan pada bagian worem atau system kemudi di Jalan Malioboro. Akibatnya penumpang harus diturunkan dan dialihkan ke bus Trans Jogja lainnya.

Menurut salah seorang saksi mata, Gunardi, bus yang saat ini dikelola BUMD Pemprov DIJ PT Anindya Mitra Internasional (AMI) tersebut mengalami kerusakan selepas halte depan hotel Inna Garuda. Karena mengalami kerusakan, bus dengan trayek 3A tersebut mepet ke kanan dan hampir naik ke trotoar.

“Hampir naik trotoar tapi turun lagi. Penumpang teriak, karena terdorong ke depan,” katanya, kemarin.

Pria yang merupakan penjaga keamanan di Gedung DPRD DIJ tersebut mengatakan, bus berjalan tidak terlalu cepat. Karena belum lama dari halte.

“Sebelum berhenti sempat oleng,” tuturnya.‬

‪Pengemudi Trans Jogja Wahid Nurwanto mengaku baru merasakan ketidakberesan dalam kemudi bus cadangan tersebut setelah dari halte Hotel Inna Garuda. Menurut dia, tiba-tiba worem rusak. Spontan langsung membuang kendali ke kanan dan mengenai trotoar. Beruntung mengenai trotoar sehingga laju kendaraan bisa berhenti.

“Beruntung laju kendaraan saat itu juga lambat,” ungkapnya.

Ditambahkan, bus yang dikemudikan sebagai pengganti armada utama yang sedang masuk perawatan di bengkel. Sesuai dengan aturan, jika bus utama masuk perawatan, pengemudi membawa bus cadangan. Dia tidak mengetahui apakah bua cadangan tersebut rutin menjalani perawatan.

“Saya nggak tahu tadi sebelum operasional dicek belum (rusak), termasuk kaki-kaki kemudinya,” ujarnya.

Kepala UPT Trans Jogja Dinas Perhubungan DIJ Agus Minang Satyo Nugroho mengakui adanya insiden tersebut. Bus yang mengalami kerusakan adalah bus nomor 09 cadangan, pengganti nomor 35 pada jalur 3A.‬

“Worem setir lepas karena aus sehingga lepas kendali dan menabrak trotoar,” tulisnya melalui pesan Whataps.‬

Menurut ‪ mengungkpakan, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. (pra/dem) Dinas Perhubungan DIJ Agus Minang Satyo Nugroho mengakui adanya insiden tersebut. Bus yang mengalami kerusakan adalah bus nomor 09 cadangan, pengganti nomor 35 pada jalur 3A.‬

“Worem setir lepas karena aus sehingga lepas kendali dan menabrak trotoar,” tulisnya melalui pesan Whataps.‬

Menurut ‪ mengungkpakan, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. (pra/dem/ong)