Jangan Hanya Mengejar Hadiah dan Ikut-ikutan Pacar

UJIAN Nasional atau Unas semakin dekat pelaksanaannya. Para pelajar disibukkan untuk menghadapi ujian puncak tersebut. Mereka melakukan berbagai cara agar unas nanti sukses dan lulus dengan nilai memuaskan.

Rentetan jadwal ujian sudah tertempel di meja belajar. Membuat pelajar mulai menghitung mundur, kapan hari penentuan itu akan terjadi.

Kesempatan pada dua bulan terakhir ini harus dimanfaatkan maksimal oleh teman-teman pejuang unas. Di antaranya dengan mengikuti berbagai try out yang diadakan berbagai bimbel (bimbingan belajar), sekolah, bahkan fakultas (untuk teman-teman kelas XII SMA).

Namun, terkadang try out bukan menjadi ajang kompetisi berlatih soal, melainkan ajang eksistensi. Seperti dikatakan Dara Caesaristya, dari SMAN 1 Kalasan. “Dulu zaman SMP try out juga sebagai ajang ngeksis. Kalo belum ikut try out SMA favorit, kamu belum gaul. ”
Terkadang try out bisa menjadi ajang ngeksis. Karena banyak anak-anak dari sekolah lain yang juga mengikuti. Tidak menutup kemungkinan mereka yang ikut try out juga pelajar yang ngeksis di masing-maaing sekolahnya.

Uniknya, beberapa siswa kadang ikut try out karena pengaruh teman-temannya. “Ada nih, temenku cewek ikut try out di salah satu fakultas kampus Jogja karena ikut-ikutan pacarnya,” ujar Elfrida Febri dari SMA Santa Maria Jogja.

Termasuk pengaruh yang baik juga sih. Tapi kalo disuruh bicara tentang efisiensi waktu it’s not ok kalo misalnya waktu tersebut justru bisa dipake untuk kegiatan lain yang lebih bermanfaat.

Bahkan ada juga yang mengikuti try out karena ambisi mendapat hadiahnya. Tak jarang sebagai juara try out diiming-imingi hadiah seperti laptop dan handphone.

Persis seperti Radeka Abdullah dari SMPN 4 Jogja. “Aku sih ngincer hadiahnya. Itu juga sebagai motivasiku bisa serius ikut try out. Sayang dong, udah bayar tapi cuma ngerjain ala kadarnya.”
Berbeda dengan Herawati, siswi SMAN 5 Jogja. Sejak dulu dia mangikuti try out untuk memperkaya kemampuan mengerjakan soal-soal unas. Baginya, try out sebagai ajang untuk memperkuat mental dalam kesiapan menempuh unas.

“Dapet temen baru itu bonus. Tapi banyaknya soal-soal yang semakin mudah digarap itulah yang penting. Makin dikit salahnya, makin kuat mental waktu hari H nanti,” kata Herawati.

Nah, kamu tipe peserta try out yang seperti sahabat Ekspresi? Unas semakin dekat, yuk lakukan hal-hal yang berguna dan mulai serius di waktu yang makin mepet ini. Goodluck ya, para pejuang unas. (val/iwa/ong)