grafis-PA-X
KANJENG Bendara Pangeran Haryo (KBPH) Prabu Suryodilogo akan dikukuhkan sebagai Paku Alam (PA) X, Kamis (7/1) hari ini. Tentunya, dia juga akan mendampingi Sultan HB X sebagai Wakil Gubernur DIJ sesuai dengan Undang-Undang Ke istimewaan (UUK).

Banyak komentar terkait suksesi ini, salah satunya dari masyarakat desa Kaligintung, Temon, Kulonprogo. Di desa Kaligintung inilah keluarga Puro Pakualaman sering berkomunikasi. Lantaran di sana berada makam leluhur mereka, yakni makam Astana Girigondo
Adalah imam masjid Kaligintung Imam Suri, 70, dia menilai Suryodilogo merupakan pribadi yang sederhana. “Beliau itu se-derhana, namun cukup meman-carkan kewibawaannya meski-pun sebagai pribadi yang mau bersikap akrab dengan orang kecil,” katanya.

Imam Suri mencontohkan, saat bersama Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo melakukan bedah rumah di Kaligintung. Suryodi-logo ikut serta berbaur dengan masyarakat yang tengah ber-gotong-royong melakukan bedah rumah. Imam Suri berharap, meskipun masih relatif muda Suryodilogo diharapkan bisa memenuhi harapan rakyat. Dapat ikut me-ningkatkan kesejahteraan rakyat. Meskipun muda namun karena sudah disepuhke tentu akan me-nyesuaikan diri. “Saya yakin degan pendidikan dan pengalaman sudah cukup, beliau mampu mengemban amanah sebagai Paku Alam X,” harapnya.

Mislan, 38, warga Kaligintung menambahkan, sebagai abdi dalem Puro Pakualaman, dia mengaku kenal pribadi Suryo-pdilogo sebagai sosok baik dan ramah. Termasuk dengan para abdi dalem tidak sungkan untuk bercanda. “Namun pada posisi tertentu, beliau juga menjadi sosok yang tergas dan cermat dalam mem-beri pertimbangan. Menjelang jumenengan beliau menyem-patkan datang ke Astana Giri-gondo. Bersama dengan rom-bongan untuk nyekar dan berdoa,” ungkapnya.

Sebelumnya, akhir bulan De-sember 2015 lalu keluarga besar Kadipaten Puro Pakualaman Jogjakarta mendatangi kompleks Astana Girigondo, Kaligintung, Temon, Kulonprogo untuk doa dan tahlil di makam KGPAA Pakualam IX. Bertepatan dengan peringatan 40 hari wafatnya KGPAA Paku Alam IX.Terkait Jumenengan KGPAA Pakualaman X, Puro Pakualaman juga melaksanakan ziarah ke makam raja-raja. Ziarah di awali dari kompleks makam raja-raja di Kotagede dan di Astana Girigondo, Kaligintung, Kulon-progo. (tom/ila/ong)