JOGJA – Hiruk-pikuk dan gegap gempita para siswa menyambut hasil Unas yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya, dimungkinkan tak terjadi pada tahun ini. Sebab, selain hasil unas tidak secara otomatis menjadi ukuran siswa lulus, hasil unas akan diserahkan ke sekolah masing-masing, dan tidak langsung ke siswa.
Setelah sekitar satu bulan pascapelaksanaan, hari ini (13/5) hasil Unas tingkat SMA sederajat siap dibagikan ke masing-masing sekolah. Selanjutnya, pihak sekolah yang akan membagikan hasilnya ke masing-masing siswa.
Kepala Seksi Perencanaan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) DIJ Bachtiar menjelaskan, pihaknya sudah mengundang semua kepala sekolah se-DIJ untuk datang hari ini. Kemudian, sekolah akan melakukan kajian terhadap hasil Unas tersebut untuk menentukan kelulusan siswa.
“Karena Unas salah satu parameter kelulusan, sekolah yang akan menentukan,” tandas Bachtiar, kemarin (12/5).
Menurutnya, ada 425 kepala sekolah yang diundang Disdikpora untuk datang menerima hasil Unas. “Undangan sudah kami kirim dan Rabu (hari ini) semua kepala sekolah akan mengambil hasil Unas di kantor kami,” imbuhnya.
Ia mengakui, dengan pembagian ke masing-masing sekolah, siswa tak perlu risau. Siswa tak perlu seperti tahun-tahun sebelumnya sudah melakukan semprot-semprot seragam. Juga, berkumpul untuk pawai, karena tak ada pengumuman ke siswa.
Kepala Disdik Kota Jogja Edy Hery Suasana mengatakan, pengumuman kelulusan untuk siswa SMA sederajat di Kota Jogja akan mereka berikan pada 23 Mei mendatang. Pengumuman kelulusan diserahkan langsung ke setiap sekolah.
“Banyak hal yang menjadi pertimbangan siswa lulus atau tidak. Artinya bukan hanya dari hasil Unas. Sehingga bisa terjadi hasil Unas bagus namun tidak lulus,” katanya.
Faktor lain yang tak kalah penting, mengenai perilaku siswa di sekolah. Ini juga menjadi parameter penting yang menentukan kelulusan siswa. Jika sekolah memiliki catatan perilaku siswa selama menempuh pendidikan tiga tahun banyak bermasalah, bukan mustahil sekolah tak meluluskan.
“Hasil ujian sekolah dan beberapa hal lainnya ikut menjadi bahan pertimbangan pihak sekolah dalam meluluskan siswanya,” tandasnya.
Oleh karena itu, hasil Unas yang diserahkan ke pihak sekolah tidak akan langsung diberikan ke siswa. Pembagian hasil Unas ini akan bersamaan dengan pengumuman kelulusan. Di mana, siswa bakal mendapatkan hasil Unas dan hasil ujian selama menempuh pendidikan.
“Selain itu hasil Unas juga tidak dijadikan bahan pertimbangan untuk masuk ke jenjang pendidikan tinggi. Meski, beberapa perguruan tinggi negeri tidak menjadikan sebagai bahan pertimbangan,” tambah Edy. (eri/jko/ong)