KULONPROGO-Pemkab Kulonprogo berhasil mem-persempit angka kesenjangan sosial (gini rasio) di saat kesenjangan sosial dan ekonomi di tingkat Provinsi DIJ dan nasional meng-alami meningkatan. Hal itu terkuak dari hasil rapat koordinasi seluruh SKPD Kulon-progo beberapa waktu yang lalu.
Berdasarkan data badan pusat statistik (BPS), penurunan gini rasio di Kulonprogo cukup signifikan diban-ding daerah lain.Angka gini rasio di Kulon-progo mengecil dari 0,3400 menjadi 0,2959. Sementara di tingkat DIJ justru meningkat dari 0,430 menjadi 0,439, juga di Indonesia meningkat dari 0,410 menjadi 0,413. “Hasil ini sudah melebihi dari target tahun 2014 sebesar 0,3375, bahkan realisasi ini sudah bisa melampaui dari target RPJD 2016 ditarget pada angka 0,3320,” terang Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo, kemarin (18/1).
Bupati Hasto mengaku gembira, sebab turunnya gini rasio menjadi satu poin penting keberhasilannya dalam menciptakan suatu kemakmuran atau kesejahteraan bersama. “Saya yakin ini karena yang miskin meningkat kesejahteraannya, sehingga kesenjangan yang kaya dan yang miskin semakin tidak jauh,” ujarnya.
Menurutnya, gini rasio menjadi salah satu indi-kator di negara maju. Negara yang punya kesenjangan sosial rendah, maka negara itu punya kesejah teraan yang baik dalam bidang lain-lainnya, termasuk turunya angka kematian ibu, angka kematian bayi. Turunnya angka pengangguran. (tom/din/ong)