SLEMAN – Usaha manajemen PSS Sleman untuk mendapatkan tenaga Widyantoro untuk menjadi pelatih tim berjuluk Super Elang Jawa (Super Elja) dipastikan gagal. Wiwid-sapaan akrab Widyantoro dipastikan sudah menjalin kesepakatan dengan Perserang Serang.Manajer PSS Haru Setiawan mengatakan, sejatinya Wiwid sangat antusiasa kembali membesut Super Elja. Itu disampaikan Wiwid saat Haru menyambangi rumah Wiwid di Magelang Minggu (11/1) lalu.”Tetapi, keputusannya sudah pasti, dia (Wiwid, Red) sudah menjalin kesepakatan dengan Perserang Serang,”kata Haru tadi malam.
Melihat kenyataan ini, Haru bakal melaporkan hal ini kepada badan hukum penaung PSS, PT Putra Sle-man Sembada (PT PSS). Kebetulan tadi malam ma-najemen PSS juga melakukan rapat dengan PT PSS. Dalam rapat tersebut, Haru mengajukan dua nama alternatif. Ironisnya, dalam daftar tersebut tidak ada nama pelatih yang membawa PSS menjuarai Divisi Utama LPIS 2013, Lafran Pribadi. Dua orang tersebut adalah eks pelatih Sriwjaya U-21 Andi Susanto dan mantan arsitek PSIM Jogja Seto Nurdiyantara.Mengetahui namanya masuk dalam nominasi pelatih PSS, Seto mengaku sampai saat ini belum pernah dihubungi manajemen Super Elang Jawa (Super Elja).
Namun dia mengaku bersyukur bisa masuk nomine karena itu menandakan jika ke-mampuannya dalam meracik tim sudah diakui. “Belum, sama sekali belum ada kontak dari PSS. Tapi, jika masuk sebagai alternative yang diajukan melatih di sana tentunya saya sangat bersyukur sekali,” tambah pria yang saat berkarier sebagai pemain pernah membela PSIM Jogja, PSS maupun Persiba Bantul ini. (nes/din/ong)