GUNTUR AGA TIRTANA/RADAR JOGJA

MAKIN RAMAI: Kepadatan lalu lintas di kawasan simpang Kleringan yang akan menuju ke Malioboro. Kondisi seperti ini diprediksi terus terjadi dalam beberapa hari ini. Puncak kepadatan diprediksi akan terjadi menjelang malam perayaan tahun baru.

Berlakukan Sistem Buka Tutup Lalu Lintas

JOGJA – Polresta Jogja akan menerapkan sistem buka tutup untuk mengatur lalu lintas jelang perayaan tahun baru 2015. Ada sejumlah titik yang menjadi fokus perhatian, di antaranya Perempatan Tugu Jogja, Jalan Malioboro, dan Titik Nol Kilometer. Sebanyak 1.200 personel disi-apkan untuk melakukan pengamanan.
Kapolresta Jogja Kombes Pol R Slamet Santoso mengatakan, penerapan sistem buka tutup ini akan diberlakukan meli-hat kondisi yang terjadi di lapangan. Selain itu juga tergantung dari jumlah masyarakat yang menggunakan ken-daraan baik roda dua maupun roda empat. “Intinya pola pengamanan tidak hanya fokus pada lalu lintas dan objek wisata yang ada di Kota Jogja,” kata Slamet di Mapolresta Jogja, kemarin (29/12).
Instruksi khusus juga diberikan ke-pada satuan lalu lintas untuk menjaga sejumlah perempatan penyangga lo-kasi kawasan Malioboro. Masing-masing titik penyangga kawasan itu akan dijaga empat personil untuk mengantisipasi terjadinya penumpukan kendaraan. “Kami tidak ingin terjadi penguncian kendaraan yang mengakibatkan kema-cetan total,” tambahnya.
Beberapa perempatan penyangga ka-wasan Malioboro yang dijaga di antara-nya Jembatan Kleringan, Perempatan Jambu, Perempatan Gondomanan, Pe-rempatan PKU Muhammadiyah Jogja, Perempatan Pasar Kembang, Perempa-tan Jlagran, Jalan Lingkar Ditlantas Polda DIJ, Perempatan Pingit, dan Pe-rempatan Tugu.Slamet menambahkan, prediksi me-ningkatnya jumlah kendaraan menjelang pergantian tahun juga perlu diantisi-pasi. Salah satunya menyediakan kantong parkir insidental. Rencananya kantong parkir tambahan itu disediakan di Jalan Bantul yang berdekatan dengan wilayah Kota Jogja. “Jumlah kendaraan yang ber-aktifitas pasti meningkat. Kami juga persiapkan kantong parkir sementara untuk sedikit mengurai menumpuknya parkir kendaraan,” imbuhnya.
Di kawasan Malioboro pihaknya juga telah berkoordinasi dengan pihak ter-kait untuk menyediakan mobil pemadam kebakaran dan ambulans. Mobil tersebut akan ditempatkan di titik utama di ma-na masyarakat berkumpul merayakan pergantian tahun baru. Selain itu, di sepanjang Jalan Malio-boro juga dipersiapkan space lajur agar bisa digunakan untuk masyarakat yang ingin beranjak dari lokasi acara. Keterse-diaan space ini juga mengantisipasi jika ada warga masyarakat yang jatuh pingsan saat perayaan pergantian tahun baru. Slamet memastikan seluruh personel yang ada dinyatakan siap melaksanakan tugas dalam pengamanan perayaan ta-hun baru. (fid/din/jiong)