GUNTUR AGA TIRTANA/RADAR JOGJA
SI THOLE: Shuttle wisata untuk jeron beteng mulai besok diujicobakan. Tiket sekali naik Rp 5.000, atau Rp 10.000 untuk tiga kali naik. Dengan adanya shuttle wisata ini, bus pariwisata dilarang masuk kawasan Keraton.
JOGJA – Forum Komunikasi Ka-wasan Alun-Alun Utara (FKKAU) sebagai operator shuttle wisata, menerapkan beberapa skema tarif untuk kendaraan wisata di sekitar Keraton Jogja. Untuk se-kali jalan ke tujuan akan dikena-kan tarif Rp 5.000 dan Rp 10.000 untuk tiga kali naik shuttle wisata.Ketua FKKAU Muhamad Fuad menjelaskan, wisatawan yang akan berlibur di sekitar Keraton bisa memilih sesuai keinginannya. Jika tujuanya hanya ke Keraton saja, bisa naik shuttle wisata sekali dan tarifnya Rp 5.000. Tetapi jika ingin sekaligus berkunjung ke beberapa lokasi wisata, bisa memanfaatkan tiket terusan Rp10.000.
“Tarif Rp 10 ribu itu untuk tiga kali naik, seperti dari Ngabean ke Keraton, Keraton ke Taman Pintar dan Taman Pintar balik ke Ngabean. Kalau lebih dari itu tinggal beli tiket satuan sekali jalan,” ujar Fuad kemarin (25/11).
Untuk tahap awal ini sudah di-siapkan dua rute, yaitu Ngabean-Keraton-Taman Pintar-Ngabean serta Ngabean-Keraton-Taman Sari-Ngabean. Halte yang akan digunakan untuk naik turun pe-numpang juga sudah disiapkan di Ngabean, Keraton, Gedung PDHI, Jogja Galery, Taman Pintar, Sompilan dan Tamansari. Para penumpang bisa menunggu ken-daraan wisata di halte tersebut.
Taman parkir Ngabean akan men-jadi tempat awal dan tujuan akhir semua shuttle. Sehingga semua bus wisata nantinya lewat di Ngabean. Jika Ngabean sudah penuh, bus wisata bisa menurunkan penumpang di Ngabean dan kemudian men-cari tempat parkir lain. (pra/laz/ong)