Tak Dibawa ke Kandang Badai Pegunungan

SLEMAN – Keputusan menge-jutkan dikeluarkan Pelatih Herry Kiswanto jelang laga PSS Sleman menghadapi Persiwa Wamena di Stadion Pendidikan, Wamena dalam lanjutan Babak Delapan Besar Divisi Utama 2014 Grup N Minggu (12/10). Menghadapi lawan yang relatif berat ini, pria yang akrab disapa Herkis ini justru memarkir tiga pemain andalannya, yakni Sak-tiawan Sinaga, Guy Junior, dan Dicky Prayoga.Ketiga penggawa ini memang memiliki peran sangat penting bagi Super Elang Jawa (Super Elja)- julukan PSS Sleman.
Sakti dan Junior jelas merupakan dua sumber gol utama untuk klub kebanggaan Slemania dan Bri-gatta Curva Sud (BCS) ini. Se-dangkan Dicky adalah gelandang yang kerap memudahkan para penyerang mendapatkan ruang mencetak gol.Namun Herkis memiliki alasan masuk akal untuk mengistirahatkan Sakti, Junior dan Dicky. Ya, mereka sudah mengantongi dua kartu ku-ning sejak babak 16 Besar. Jika dimainkan di Wamena bukan tidak mungkin mereka mendapat satu kartu kuning lagi sehingga harus menepi saat PSS gentian menjamu Persiwa di Maguwoharjo Interna-tional Stadium (MIS) 18 Oktober mendatang akibat harus menja-lani hukuman akumulasi.”Untuk laga di Wamena kami realistis saja.
Di sana sudah hawa-nya sangat dingin udaranya juga tipis jadi hampir tak mungkin bagi kami memaksakan kemenangan. Untuk itu le-bih baik kami mengistira-hatkan tiga pemain yang terancam hu-kuman akumulasi agar benar-benar bisa dimaksimalkan pada laga berikutnya,” jelas pria asal Jawa Barat (Jabar) ini.Tanpa kehadiran tiga pemain ini, PSS hanya membawa kekuatan 15 pemain ke Wamena. Kata Her-kis jumlah ini sudah cukup untuk bisa menandingi kekuatan Laskar Badai Pegunungan-julukan Per-siwa. “Pergantiannya kan juga cuma tiga jadi menurut saya cukup lah ju,lah pemain 15,” tambahnya.
Tidak menargetkan kemenangan bukan berarti PSS memberikan tiga poin secara cuma-cuma bagi Persiwa. Herkis sudah meng-instruksikan anak buahnya agar bermain maksimal di Stadion Pendidikan. Kata dia paling tidak PSS harus bisa mencuri satu angka dari Wamena.Kebetulan untuk pertahanan PSS dipastikan menguat karena bek sayap andalan, Rasmoyo su-dah kembali bermain. Pada pertan-dingan menghadapi PSGC Ciamis Rasmoyo harus menjalani huku-man akumulasi kartu.Kristian Adelmund yang ditarik keluar pada menit-menit akhir laga melawan PSGC akibat cedera engkel juga sudah tak memiliki masalah.
Pria Belanda ini turut dalam rombongan PSS yang be-rangkat ke Wamena Sore Ini. “Ras-moyo, Adelmund semuanya saya pastikan siap main. Lini belakang kami sangat aman,” terang Herkis.Direktur PT Putra Sleman Sem-bada (PT PSS) Supardjiono men-gatakan, meskipun tidak mem-bawa kekuatan maksimal Anang Hadi dkk wajib membawa pulang hasil imbang. Sebab hasil tersebut tentu akan semakin mempermudah langkah PSS melaju ke babak semi-final. “Tidak ada tim yang mau ka-lah dalam permainan sepak bola. Karena itu saya menargetkan satu poin harus dibawa pulang dari Wa-mena,” tegasnya. (nes/din/jiong)