Brak!!! Pohon Tumbang Timpa Tiga Rumah

JOGJA – Hujan deras disertai angin kencang yang melanda sebagian wilayah DIJ, Sabtu (25/3) -Minggu (26/3) mengakibatkan banjir dan tanah longsor di beberapa lokasi. Di Kolonprogo puluhan rumah di Kecamatan Panjatan terendam air luapan Sungai Gunsheiro. Sementara di Kecamatan Kokap beberapa rumah warga rusak tertimbun tanah longsor. Sedangkan di Galur, Samigaluh, dan Pengasih tiga rumah warga rusak akibat tertimpa pohon tumbang.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kulon Progo Gusdi Hartono mencatat, rumah rusak di Kecamatan Galur dialami Tumiyanto, warga Padukuhan I, Brosot. Sedangkan pohon tumbang di Kebonharjo, Samigaluh menimpa atap rumah Supardi. Rumah rusak akibat tertimpa pohon juga dialami Gumari, warga Padukuhan Blubuk, Sendangsari, Pengasih. Di Padukuhan Kalisoka, Margosari, Pengasih, pohon tumbang menimpa tiang listrik, sehingga mengakibatkan jaringan padam beberapa jam.

Lain lokasi, beda pula dampak akibat hujan deras kali ini. Rumah Welas di Dusun Clapar 2, Hargowilis, Kokap juga mengalami kerusakan cukup parah akibat tanah longsor. ”Tak ada korban jiwa atas semua musibah ini. Untuk sementara telah dilakukan assessment oleh tim BPBD dibantu relawan dan warga setempat,” katanya kemarin (26/3).

Sementara itu, banjir di Kecamatan Panjatan menggenangi permukiman warga yang kebanjiran tersebar di Padukuhan VII dan X, Desa Cerme; Padukuhan I,II, dan III Tayuban; Padukuhan I dan II Gotakan; serta Padukuhan III dan IV Bugel. ”Jumlahnya rinciannya masih kami data,” ungkap Camat Panjatan Sudarmanto. Meski tak separah banjir- banjir sebelumnya, ketinggian air kemarin mencapai 50 sentimeter. Bahkan, air masuk ke dalam rumah warga hingga 5 sentimeter. ”Sementara belum ada yang mengungsi. Tapi warga kami minta tetap waspada,” lanjutnya.

Deasy Wulandari, salah seorang warga, mengaku sudah hafal dengan kondisi di wilayahnya yang memang langganan banjir. Menurutnya air yang meluap ke permukiman warga dan area persawahan merupakan banjir kiriman dari Wates. ”Biasanya ketinggian banjir surut tak lama seiring turunnya intensitas hujan,” ucap Deasy. Melihat banyaknya bencana akibat cuaca ekstrem, Kulonprogo masih ditetapkan sebagai daerah siaga darurat bencana hingga 20 April.

Di wilayah Kabupaten Sleman, tanah longsor menyebabkan talud Sungai Buntung Fusun di Padukuhan Joho, Condongcatur, Depok, ambrol. Material longsor menutup aliran sungai sehingga air meluap ke permukaan tanah dan masuk rumah warga di RT 04/RW 58, Dusun Kolombo. Tanah longsor juga terjadi di Dusun Prayan Wetan, RT 06/ RW 35, Condongcatur. Material longsor dari tebing setinggi 10 meter dan lebar 15 meter menimpa rumah Susi,46. Akibatnya, tembok dua kamar jebol seluas 9,3 x 2,5 meter persegi.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar