Penembakan di Jogja, Kapolresta Bantah Terkait Pilwali

JOGJA – Warga Jalan Pejeksan, Sosromenduran, Gedongtengen digegerkan aksi penembakan menggunakan air gun, Selasa (21/2) malam. Korban adalah pasangan suami istri, A,36 dan Uk,35.

Kurang dari enam jam sejak penembakan, pelaku bernama Very, 30 berhasil ditangkap aparat Satuan Reserse Kriminal Polresta Jogja. Warga Kauman, Gondomanan  itu diringkus di tempat persembunyiannya kemarin (22/2) pagi

Sempat beredar kabar, aksi penembakan terkait situasi politik Kota Jogja yang kian memanas. Apalagi, penembakan terjadi wilayah yang terkenal sebagai basis massa PDI Perjuangan. Sedangkan pelaku berasal dari basis massa PPP.

Kapolresta Jogja Kombes Pol Tommy Wibisono membantah aksi kekerasan itu berkaitan dengan isu Pilwali Jogja. “Ini kriminal murni. Motifnya masih kami dalami,” katanya.

Informasi di sekitar lokasi kejadian menyebutkan, aksi koboi yang dilakukan Very terkait persoalan lahan parkir. Namun, Tommy belum bisa memastikan kebenarannya.

Menurut kapolresta,  ada dua pelaku terlibat. Yang diincar adalah A. Namun tembakan Very meleset. Peluru gotri justru mengenai Uk.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar