Bangunan Hotel Grand Timoho Disegel
BERITA TERKAIT

RADARJOGJA.CO.ID – JOGJA – Pemkot Jogja akhirnya mengambil sikap tegas terhadap proyek pembangunan Hotel Grand Timoho yang belum mengantongi izin mendirikan bangunan (IMB). Kemarin (10/1) petuas Satpol PP menyegel pintu depan bangunan yang terletak di dekat balai kota itu. Petugas juga menghentikan kegiatan pembangunan hotel di Jalan Ipda Tut Harsono, Umbulharjo.

Upaya hukum ditempuh pemkot lantaran pihak hotel nekat melanjutkan proses pembangunan, meski telah berulang kali diperingatkan penyidik pegawai negeri sipil (PPNS).

Kepala Seksi Pengendalian Operasional Satpol PP Budi Santosa mengatakan, penyegelan bersifat sementara. Hingga pengelola hotel melengkapi IMB. Petugas juga menyita gergaji mesin dan pompa air dari lokasi proyek. “Penyegelan dan proses hukum bagi pelanggar ini menjadi yang pertama di 2017,” ujarnya.

Meski ada kesanggupan dari pengelola proyek untuk menghentikan pekerjaan, Budi tak mau percaya begitu saja. Dia tetap akan melakukan pemantauan setiap hari. Pemilik hotel juga diminta datang ke Pemkot Jogja besok (12/1) untuk menjalani pemeriksaan PPNS.

Tak hanya itu, Komandan Satpol PP Nurwidihartana juga akan mengajukan pemilik hotel ke meja hijau karena telah melanggar tindak pidana ringan (tipiring). Adapun, regulasi yang dilanggar adalah Perda No. 2/2012 tentang Bangunan Gedung. “Yang penting kegiatan berhenti dulu sambil nanti ditindak yustisi,” ucapnya.

Nurwidi, sapaan akrabnya, mengatakan, dalam perkara tersebut pihaknya hanya berwenang menegakkan perda. Sedangkan pencabutan IMB menjadi kewenangan Dinas Penanaman Modal dan Perizinan.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar