Tiga Komandan Sekolah Pilot Dimutasi

RADARJOGJA.CO.ID-Optimalisasi kinerja. Itulah alasan dilakukan mutasi pejabat. Menurut Komandan Lanud Adisutjipto Marsekal Pertama TNI Novyan Samyoga, pergantian pejabat di lingkungan TNI AU merupakan hal biasa.

Pergantian itu dijadikan indikator bergulirnya suatu proses pembinaan personel dalam rangka meningkatkan aktualitas peran organisasi. ”Pergantian pejabat ini mengandung aspek penyegaran, harapan, dan kaderisasi,” jelas Samyoga pada upacara sertijab Komandan Skadik 101, Skadik 102, dan 104 Lanud Adisutjipto di Lapangan Jupiter, Lanud Adisutjipto, kemarin (10/1).

Pada serah terima jabatan kemarin, Komandan Skadik 101 diserahterimakan dari Letkol Pnb Sukarno kepada pengantinya Letkol Pnb HS Romas, yang sebelumnya menjabat di Kabingadikais Wingdikterbang Lanud Adisutjipto. Sukarno kini menempati jabatan Pabandya Siapsat Paban III/ Latsopsau Jakarta.

Sedangkan Komandan Skadik 102 dari sebelumnya dijabat Letkol Pnb Sri Raharjo, kini dijabat Letkol Pnb Kisha, yang sebelumnya menjabat sebagai Kabinlatdik Wingdikterbang Lanud Adisutjipto. Sementara Raharjo dipromosikan menjadi Kasi Binkar Subdisbinprof Penerbang/Navigasi Disopslatau, Jakarta.

Jabatan Skadik 104 kini dijabat Mayor Pnb Didik Setiya Nugroho. Didik sebelumnya menjabat Kastandevaldik Wingdik terbang Lanud Adisutjipto. Sementara pejabat lama Letkol Pnb Safeano Cahyo Wibowo, promosi sebagai Komandan Lanud Wiriadinata Tasikmalaya.

Samyoga, sapaannya, menjelaskan skadron pendidikan (skadik) memiliki andil besar dalam mendidik dan mencetak awak pesawat TNI AU. Khususnya profesi penerbang dan Instruktur Penerbang. Seperti Skadik 101 adalah skadron pendidikan yang menangani sekolah penerbang dan mendidik para siswa untuk latih terbang mula. Skadik 102 yang menangani lantih terbang lebih lanjut. ”Di skadron ini sangat ditanamkan mentalitas airmanship bagi siswa,” jelasnya.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar