Oknum Polisi Ikut Madat

SLEMAN - Perang terhadap narkoba terus digencarkan aparat kepolisian.  Tindakan tegas di-kenakan bagi siapapun yang ter-libat penyalahgunaan narkoba. Tanpa kecuali. Sekalipun hal itu melibatkan oknum polis.

Seperti dialami anggota Polres Sleman berpangkat brigadir  yang kedapatan mengonsumsi barang haram tersebut. Oknum tersebut terjaring dalam operasi yang dilakukan jajaran Direktorat Reserse Narkoba (Ditreskoba) Polda DIJ sejak Juni 2016.

Sayangnya, Direktur Reskoba AKBP Baron Wuryanto enggan me-nyebut identitas oknum polisi tersebut saat gelar perkara  narkoba kemarin (6/9).Baron hanya menyebut bahwa brigadier polisi pemadat itu ter-masuk 111 tersangka yang ter-jaring. Menurut Baron, dari total tersangka, 59 di antaranya merupakan pemakai. Sedangkan sisanya pengedar.

”Total 102 kasus dari 20 tempat kejadian perkara (TKP),” katanya. Dari kasus yang terungkap, terbanyak ditangani Polresta Jogja dengan 28 perkara. Disusul Polres Bantul 22 kasus, Polda DIJ 20, kemudian Polres Sleman 14, Polres Kulonprogo 12, dan Polres Gunugkidul 6.

Mayoritas pengguna berasal dari kalangan wiraswasta.  Sebanyak 72 orang. Selama tiga bulan operasi, aparat mendapatkan barang bukti (BB) berupa 266,1 gram narkotika berbagai jenis serta 19.044 butir psikotropika.

” Untuk kasus psikotropika tertinggi ter-jadi di Polres Kulonprogo. Se-banyak 17.505 butir obat-obatan golongan IV,” jelas perwira me-nengah Polri dengan dua  melati di pundak.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar