Tower Ilegal Langsung Dirobohkan
BERITA TERKAIT

JOGJA – Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja  dinilai mengetahui pihak-pihak yang membangun tower telekomunikasi ilegal di wilayah Kota Jogja. Buktinya, tower ilegal yang berada di  depan Kantor DPRD Kota Jogja langsung dirobohkan. Itu setelah anggota DPRD Kota Jogja mengontak salah satu pejabat Pemkot Jogja.

”Begitu tahu ada tower ilegal di depan DPRD, kami langsung kontak eksekutif, malamnya langsung diturunkan. Berarti pemkot tahu harus menghubungi siapa untuk menurunkan tower,” ujar Ketua DPRD Kota Jogja Sujanarko usai rapat pimpinan DPRD Kota Jogja dengan Panitia Khusus (Pansus) Menara Telekomunikasi, kemarin (5/9).

Menurut Koko, sapaannya, respons cepat dari Pemkot Jogja yang langsung menghubungi pihak ketiga pembuat tower ilegal terse-but, harusnya juga dipraktikkan di lokasi lain. Terlebih jika  Pemkot Jogja sudah tahu orang-orangnya.   ”Pemkot harus tegas, kalau tidak berizin ya dirobohkan,” pintanya.

Untuk itu pada Selasa (6/9), DPRD Kota Jogja akan memanggil pihak eksekutif yang berkaitan dengan tower ilegal. Mulai dari Dinas Pe-rizinan, Dinas Ketertiban, Bagian Perekonomian, Pe ngembangan Pendapatan Asli Daerah dan Kerja sama (P3ADK) dan Bagian Hukum Pemkot Jogja.

”Karena sudah cetho di Perwal tidak mengeluarkan izin, tapi ini pembangunan kok masih marak,” ujar politikus PDIP itu.

Selain itu pihaknya juga akan meminta Pemkot Jogja melakukan inventarisasi jumlah tower di Kota Jogja. Sesuai dengan ketentuan jumlah tower telekomunikasi di Kota Jogja sebanyak 90 tiang dan sudah terpenuhi. Untuk itu dikeluar-kan Perwal No. 61/2011 tentang Pemanfaatan Menara Telekomu-nikasi, termasuk mengatur moratorium menara telekomunikasi.

1
2
3

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar