RUN: Embracing Diversity, Nasirun Berkarya di Bodi-Bodi Mobil

Perupa Nasirun kembali dengan karya fenomenalnya. Karyanya spesial bertajuk RUN: Embracing Diversity dipamerkan di Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Apa istimewanya?

DWI AGUS, Bantul

YA, puluhan mobil klasik hingga sport terbaru terparkir rapi di halaman Sportoirum UMY. Tak sekadar diparkir. Deretan mobil-mobil berkelas ini juga sebuah karya seni. Seluruh bodi mobil-mobil ini ditutup dengan lukisan berkualitas, eksklusif dengan ber-bagai motif.

Adalah Nasirun sosok di balik keindahan lukisan-lukisan ini. Dia menjadikan mobil yang awalnya hanya sebagai kendaraan be-rubah menjadi media untuk berkarya.  Mayoritas mobil-mobil ini tertutup goresan-goresan kuas. Kecuali di bagian kaca dan ban. ”Saya ingin memiliki media yang berbeda untuk berkarya sebagi wujud eksplorasi dan mengembangkan diri,’’ kata Nasirun dalam pembukaan pameran Minggu malam (30/5).

Baginya, tantangan mengerjakan karya fenomenal ini adalah proses penggarapan yang rumit dan butuh waktu lama.  Dan dia mengibaratkan pameran tunggalnya kali ini sebagai pameran kolosal. Terlebih inilah pameran pertama dengan konsep seperti ini.

Lewat karyanya ini, Nasirun mencerita-kan perjalanan berkaryanya Untuk karya ini pria kelahiran Cilacap 1 Oktober 1965 memang tidak setengah-setengah. Total ada 26 mobil yang dia lukis meng-gunakan cat minyak. Tidak ha-nya goresan khas Nasirun, dia juga bermain goresan abtsrak.

1
2
3

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar