Jogja Fashion Rendezvous 2016 di Jogja City Mall

SLEMAN - Sejumlah model berlenganggak-lenggok di atas catwalk memamerkan karya dari dua puluh desainer yang tergabung dalam Indonesia Fashion Chamber (IFC), kemarin malam (27/5). Peragaan busana bertajuk Jogja Fashion Rendezvous 2016 ini berlangsung hingga malam nanti (28/5) sebagai acara pamungkas 2nd Anniversary Jogja City Mall (JCM).

Ketua IFC chapter Jogjakarta Lia Mustafa mengungkapkan, gelaran ini sekaligus men-jadi tren forecast 2017/2018. Melengkapi keindahan tren fashion, IF mengusung tema besar Grey Zone, suatu wujud ke-tidaknyamanan terhadap dinamika ke hidupan saat ini

”Kalau bicara abu-abu itu  adalah zona yang tidak jelas, entah  hitam atau putih. Dinamakan grey zone sebagai visualisasi sebuah masa. Wujud dari sikap mem-bedakan mana yang benar dan salah, hitam atau putih,” kata Lia saat pembukaan, kemarin (27/5).

Untuk mewujudkan ide ini,  setiap desainer hadir dengan ide masing-masing. IFC sendiri menyuguhkan empat tema besar tren forecast 2017/2018. Pertama, Archean dengan subtema Tectonic,  Primigenial, dan Residuum. Kedua, Vigilian dengan subtema Nume-ricraft, Affix, dan Substantial.

Tema ketiga, Cryptic dengan subtema Irridescent, Responsive, dan Critter. Tema ke empat Digi-tarian dengan subtema Post Dina-mic, Alpha Grid, dan Prodigy. Ke empat tema ini menjadi senjata bagi setiap desainer untuk me-ngusung karya masing-masing.

”Mewujudkan kebebasan  berekspresi melalui karya masing-masing. Pastinya menarik  karena setiap fashion stylist memiliki corak yang berbeda. Menambah pula ragam pilihan bagi pe nikmat fesyen ke depannya,” jelasnya.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar