Mandiri Art Jog, Ajang Seni Rupa Kontemporer Internasional

JOGJA - Ajang seni rupa kontemporer tingkat internasional Art Jog kembali menyapa publik seni Indonesia.  Gubernur DIJ Hamengku  Buwono X membuka ajang tahunan ini. Dia berpesan, Art Jog dapat menjadi  gelombang ke empat era ekonomi kreatif . Kekuatan para seniman pada ide kreatif menjadi tumpuan utama

Selama ini HB X menilai  Jogjakarta sebagai gudang se-niman-seniman kreatif. Ter-bukti dengan banyaknya ide-ide segar dalam karya yang dituang-kan. Kekuatan ini lanjutnya tetap bersinar tanpa menghilangkan jati diri bangsa Indonesia.”Saya berharap agar Art Jog menjadi momentum terjalinnya berbagai pihak.

Dapat mem-bentuk sinergi sehingga dapat memberi manfaat yang maksimal bagi masyarakat, seniman dan pelaku bisnis,” katanya.Ajang seni tahunan kali ini bertajuk Mandiri ART|JOG|9. Peristiwa seni ini digelar di Jogja National Museum (JNM) dengan melibatkan 72 seniman Indonesia dan manca negara.

Sama seperti penyelenggaraan sebelum-sebelumnya Art Jog selalu hadir dengan napas yang berbeda. Seperti tahun ini yang mengangkat tema Universal  Influence sebagai tema besar. Misinya, melibatkan seniman yang memiliki pengaruh baik lintas generasi maupun ke karyaannya.

”Jika melihat, seni sebenarnya turut mewarnai dinamika dunia global. Kebudayaan seni lahir melalui peristiwa yang terus terjadi. Alhasil, ini memiliki pengaruh dalam beberapa tatanan kehidupan manusia di setiap eranya,” kata Direktur Artistic Art Jog Heri Pemad, Jumat (27/5).

Kurator Art Jog Bambang Toko Witjaksono menilai, tema ini juga proyeksi dunia seni ke depannya. Terutama mengangkat peran dan pengaruh seorang tokoh seniman terhadap lingkungannya, yakni mampu menginspirasi seniman generasi baru dalam berkarya.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar