Melasma Ditandai pada Perubahan Warna Kulit di Wajah

Penelitian telah menunjukkan bahwa pada wanita menopause yang menerima terapi penggantian hormon progesterone, kemungkinan melasma akan berkembang. 

Wanita pasca menopause yang menerima esterogen saja tampaknya kurang mungkin mengembangkan melasma. 

“Selain itu, produk atau perawatan yang mengiritasi kulit dapat menyebabkan peningkatan produksi melanin dan mempercepat gejala melasma,” kata dr Noviana Indrawati, yang bertugas di Unit Gawat Darurat Rumah Sakit Adi Husada Undaan Wetan Surabaya.
 
Orang-orang dengan predisposisi genetik atau riwayat keluarga yang menderita melasma, mempunyai resiko yang lebih besar untuk mendapatkan melasma daripada orang yang tidak memiliki riwayat  genetik.

Melasma ditandai dengan adanya perubahan warna atau hiperpigmentasi dengan batas yang tidak tegas, terutama pada wajah dan biasanya simetris. (opi/jpg)


BERITA LAINNYA
Tulis Komentar